PengertianAlat Ukur, Fungsi dan Macam-macam Alat Ukur.Penjelasan mengenai alat ukur (measuring tool), definisi, jenis dan fungsinya.Jika sebelumnya kita telah mempelajari tentang bagaimana cara mengumpulkan data, menyajikan dan mengolahnya, maka pada materi kali ini akan kita bahas bersama mengenai macam-macam alat ukur termasuk PerawatanEngine dan Unit Alat Berat Gambar 1.25. Cara Kerja Turbo Charger Pada saat turbocharger menekan udara (menaikkan tekanan udara pada intake), suhu udara akan naik.Hal inilah yang menyebabkan mengapa aftercooler diperlukan. Ukuran radiator Direktorat Pembinaan SMK 2013 51 antifreeze dalam coolant akan menentukan hasil pembacaan FM517 HS K Tenaga Mesin 220 PS 6 Ban. *Foto Dump Truck Mitsubishi FM 517 HS K 220 PS. Ukuran Bak Sesuai SKRB : P x L x T (500 x 250 x 85 cm) Volume / Index : 10 Kubik. Harga Chasis + Dump Hidrolik: Rp 786.000.000,-. Simulasi Kredit (Termasuk Asuransi TLO) TDP 190.386.000 Angsuran 56.956.000 x 11. TokoBan Forklift Dan Alat Berat Bridgestone Gajah Tunggal. Boleh Aja Suzuki Ignis Dipasangkan Pelek Gede Asal Ada Syaratnya. Modifikasi Velg Dan Ban Mobil Dengan Tampilan Ideal. Jalan Memilih Pewarna Velg Yang Pas By Mrteknopusat Issuu. Cara Membaca Ukuran Ban Motor Matic Bebek Sport Trail Otoflik. Perawatanatau pemeliharaan suatu alat berat pada umumnya terdiri. dari Periodic Maintenance, Pelaksanaan Skedul Perawatan, dan. 5. Condition Based Maintenance. Manajemen alat berat adalah pengetahuan tentang jenis alat berat dan. cara pengelolaannya, berdasarkan fungsi dan kegunaan alat berat, fungsi dan kegunaan perlengkapan alat berat Berikutadalah ukuran standar untuk garpu forklift: 1. 920 mm -> ukuran standar bawaan untuk forklift kapasitas 1T-2T. 2. 1070 mm -> ukuran standar bawaan untuk forklift kapasitas 2,5T - 3,5T. 3. 1150 mm. 4. 1220 mm -> ukuran standar bawaan untuk forklift kapasitas 4T - 16T. 5. 1370 mm. . Unduh PDF Unduh PDF Tekanan udara yang tidak benar dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar, ban aus secara tidak merata, atau bahkan ban meletus. Untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi, sangat penting untuk menjaga tekanan udara yang benar pada ban kendaraan Anda. Periksalah tekanan ban setiap kali Anda mengisi bahan bakar untuk memastikan bahwa Anda mendapat manfaat penuh dari ban itu, sekaligus ban Anda terpelihara dengan baik. 1 Lihatlah buku manual kendaraan Anda atau petunjuk pada bagian dalam tepi pintu mobil pengemudi, untuk mengetahui ukuran tekanan udara yang standar pada ban kendaraan Anda. Angka ini adalah psi terendah untuk seseorang memompa ban dan yang disarankan oleh produsennya. Di bawah ini adalah beberapa alasan ban dapat dipompa dengan tekanan udara lebih tinggi. Pada kebanyakan mobil sedan, minibus, dan bahkan pikap mini, biasanya produsen merekomendasikan angka psi pounds per square inch/pon per inci persegi antara 27-32, tetapi angka ini dapat dinaikkan sampai 40.[1] Untuk kendaraan lebih besar yang membawa beban lebih berat, seperti truk dan SUV, angka psi umumnya berkisar antara 4 sampai 8 tingkat lebih besar daripada mobil yang lebih kecil, yaitu sekitar 45. Juga perhatikan bahwa ban bagian depan dan bagian belakang memiliki tekanan udara yang berbeda, menurut petunjuk produsen. 2Bukalah penutup pentil ban. Penutup pentil ban biasanya berwarna hitam atau perak seukuran lingkaran pensil dan berada di dekat pelek ban, kurang lebih 2-3 cm panjangnya. 3 Tekankan alat pengukur tekanan udara dengan erat ke dalam penutup pentil dan lihatlah ukuran yang tertera. Jika ada suara desis, alat pengukur tersebut tidak sepenuhnya tertekan atau tidak cukup erat dengan merata sehingga ukuran tidak tertera dengan benar. Sudut alat pengukur mungkin perlu disesuaikan supaya lebih Anda menggunakan sebuah alat pengukur model digital, Anda belum tentu perlu menekan sebuah tombol agar alat pengukur membaca tekanan udara ban tersebut. Jika Anda menggunakan alat pengukur tradisional, jarum meter seharusnya menunjukkan ukurannya secara otomatis. 4 Pasanglah penutup pentil ban. Penutup pentil tidak menahan udara yang ada di dalam ban, tetapi menjaga bagian dalam sistem lubang udara pada ban agar tidak kotor dan lembap. Sistem inilah yang berfungsi untuk menahan udara di dalam bahwa jika ukuran yang tertera pada alat pengukur telah sama dengan petunjuk pada buku manual kendaraan, ini berarti Anda telah selesai mengukur tekanan ban. Lakukan hal ini pada semua ban, sesuai ukuran tekanan yang benar. Jika tekanan dalam ban tidak sesuai, isilah/keluarkan udara pada ban Anda. Pastikan bahwa Anda mengisi sesuai dengan ukuran tekanan yang disarankan. Iklan 1 Ketahuilah bahwa rekomendasi angka psi dari produsen tidak menunjukkan performa ban yang optimal. Untuk sekedar mengemudi, spesifikasi produsen mungkin ideal, tetapi menambah tekanan beberapa pon pada ban dapat membuat bensinnya lebih irit. Secara keseluruhan, menambahkan beberapa pon dari psi pada ban Anda mungkin membuat perjalanan Anda lebih bergelombang dan kurang menyenangkan, maka putuskan hal ini dengan bijaksana. Kenaikan angka psi juga dapat mengakibatkan keausan ban menjadi tidak merata, jarak rem mobil menjadi lebih panjang, serta mengurangi daya pengendalian. Pastikan bahwa Anda tidak memompa ban hingga terlalu berlebihan. 2 Pahamilah berbagai mitos mengenai tekanan maksimal dalam buku manual pengemudi atau yang tertera di sisi dalam pintu pengemudi. Satu konsep salah yang populer adalah tekanan maksimal yang disarankan oleh produsen adalah tekanan yang masih diperbolehkan, dan tekanan yang lebih dari itu dapat mengakibatkan ban meletus atau gagal fungsi. Kenyataannya, tekanan maksimal adalah tekanan ban yang dapat menangani berat maksimum. [2] Pada saat Anda memompa ban melebihi dari batas tekanan maksimal, bersiaplah untuk kemungkinan gagal fungsi. Jika ban Anda memiliki tekanan udara yang berat, melewati sebuah lubang dengan kecepatan tinggi dapat mengakibatkan kecelakaan. 3Berikan sedikit udara tambahan pada ban bagian belakang jika Anda membawa bagasi tambahan, penumpang, dst. Jika Anda membawa beban lebih berat di dalam mobil Anda, terutama dalam perjalanan jauh, jangan takut untuk menambahkan sedikit tekanan udara lebih dari angka psi yang disarankan pada ban belakang, untuk mengimbangi beban tambahan. Ketika beban sudah diturunkan dari mobil, keluarkan udara dari ban belakang kembali pada spesifikasi standar. 4Periksalah tekanan udara dari ban Anda pada saat perubahan musim. Cuaca dingin akan mengurangi tekanan udara, sementara cuaca panas akan menambah tekanan udara. Maka, sangatlah penting untuk memeriksa tekanan udara pada saat perubahan musim. 5Jangan pernah percaya pada penilaian mata Anda saat mengukur tekanan udara pada ban. Jangan malas. Sangat sulit membedakan antara ban dengan tekanan 10 psi dan 20 psi, dan biasanya ban terlihat sedikit menonjol pada bagian samping untuk ban radial. Jika Anda memompa ban sampai tonjolan itu hilang, Anda berisiko melakukan pemompaan berlebihan pada ban hingga melewati batas kondisi ban-ban tersebut dapat meningkatkan performanya. Iklan Tekanan udara ban mobil tidak dapat diukur dengan penilaian mata, terutama pada ban radial modern. Selalu gunakan sebuah alat pengukur tekanan udara ban yang akurat. Lakukan sesuatu jika Anda melihat lampu sistem monitor tekanan udara TPMS menyala pada kendaraan Anda. Indikator TPMS berwarna kuning pada dasbor akan menyala jika salah satu atau lebih dari ban Anda kurang terpompa. Sinar matahari dapat membuat ban panas, meskipun mungkin tidak sedang dikendarai. Untuk mengukur tekanan udara pada ban dengan benar, perhatikan apakah salah satu sisi ban tidak terkena sinar matahari. Perhatikan apakah ban-ban tersebut memiliki batas kecepatan dalam bentuk kode huruf. Sebagai contoh, kode zr memiliki kecepatan maksimum 240 km/jam. Anda dapat mengemudi lebih cepat dari itu sebentar, tetapi ban tersebut akan mungkin akan rusak. Kode batas kecepatan hanya dapat diterapkan untuk ban yang baru. Jika ban telah digunakan sejauh ribuan km dan mengalami goresan-goresan di sana-sini, kode batas kecepatan tersebut tidak dapat diterapkan. Angka psi pada bagian samping ban adalah angka tekanan maksimum yang sebenarnya untuk ban tersebut saat membawa beban terberat yang dapat ditanggungnya. Jika kendaraan perlu melakukan penambahan tekanan udara, perhatikan tekanannya sebelum Anda melanjutkan mengemudi. Tambahkan tekanan sebesar selisih yang dibutuhkan berdasarkan ukuran tekanan ban yang tertera saat itu. Sebagai contoh, jika Anda ingin memompa ban Anda pada angka 35 psi dan ukuran sebenarnya yang tertera adalah 30 psi, tekanan bannya adalah 5 psi di bawah angka yang disarankan. Karena itu, saat Anda memompanya setelah dikemudikan dan sekarang ukuran ban yang tertera adalah 33 psi, sesuaikan tekanan menjadi 38 psi. Dengan demikian, angka psi yang akan tertera adalah 35 psi. Tambahkan tekanan udara dari angka yang sebenarnya disarankan, jika mobil tersebut akan membawa beban yang berat atau dikemudikan dengan kecepatan tinggi 113 km/jam untuk jangka waktu yang lama. Iklan Peringatan Ban yang dipompa berlebihan sesuai yang dijelaskan di atas mengenai maksimal tekanan udara sebenarnya pada ban terletak pada bagian samping ban membuat kendaraan sensitif terhadap gelombang bebatuan/lubang dan lebih mudah rusak jika menghantam lubang atau benda lain di jalan. Ban yang kurang dipompa akan menonjol pada bagian samping agak kempis sehingga menambahkan jarak berhenti, lebih boros bahan bakar dan memperpendek usia pakainya. Terkadang ban tersebut dapat meletus karena terkena panas berlebihan akibat tonjolan lebar di sampingnya, dan dapat terlepas saat membelok tajam dalam keadaan darurat. Ban yang kurang dipompa bagian sampingnya akan cepat aus karena tertekan di antara pelek dan permukaan jalan. Jangan percaya begitu saja pada alat pengukur di stasiun pengisian bahan bakar. Alat ini telah sering mengalami masalah jatuh ke jalan, terlindas, dst. dan mungkin tidak dikalibrasi dengan benar/teratur. Gunakan selalu alat pengukur Anda sendiri untuk mengetahui ukuran yang paling tepat. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Alat pengukur ban yang berkualitas baik. Jangan bergantung pada alat pengukur jenis “pensil”. Alat yang profesional dan berkualitas selalu lebih dapat diandalkan, maka belilah sebuah alat pengukur tekanan udara ban yang profesional dan berkualitas. Kompresor udara atau pompa yang pas untuk sepeda, ada dua tipe “Presta” dan “Schrader”, sedangkan “Schrader” adalah tipe yang digunakan pada mobil dan dijelaskan dalam panduan di atas Artikel Terkait Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Purcashing yang baik, seharusnya mengerti betul detil dari suatu kendaraan yang digunakannya mulai dari spesifikasi lampu, kapasitas mobil atau pun alat berat sampai pada ukuran ban dan cara membaca ukurannya. .Apa pentingnya mengetahui cara membaca ukuran ban, Pentingnya adalah pada saat kita akan melakukan penggantian ban atau modifikasi ukuran ban agar kendaraan kita nampak prima dan sesuai dengan standard safety, Meskipun bukan dari vendor ataupun pihak penyupply produk Cara Membaca Ukuran Ban. 1. Ban mobil penumpang Ukuran 195/60 R 14 85 H 195 Lebar penampang ban mm 60 Aspek rasio R Kontruksi ban radial 14 Diameter pelek inch 85 Load indek H Simbol batas - 14 4PR Lebar penampang ban inch 14 Diameter pelek inch 4PR Ply ratingUkuran 205SR14 205 Lebar penampang mm S Batas kecepatan R Kontruksi radial 14 Diameter pelek inchUkuran G70 - 15 B G Batas ban 70 Aspek rasio seri 15 Diameter pelek inch B Load range 2. Ban Truck and Bus, off the road dan Industri Ukuran - 20 14PR Lebar penampang inch 20 Diameter pelek inch 14PR Ply rating 3. Ban Balap atau Racing Tire RA Ukuran - 13 Tinggi penampang inch Lebar penampang inch 13 Diameter pelek inch 4. Ban Pejal atau Solid Tire ST. Ukuran 10 x 6 x 61/4 10 Diameter luar inch 6 Lebar Dasar 61/4 Diameter dalam inch 5. Ban Agrikultur AGP Ukuran 19 x - 10 19 Diameter keseluruhan inch Lebar penampang inch 10 Diameter pelek. Cara membaca aspek ratio Aspek ratio adalah perbandingan antara tinggi ban dengan lebar telapak ban dalam persen, sehingga jika dibuat rumusnya seperti ini. Ratio = Tinggi penampang/lebar penampang X 100 contoh 1 mencari aspek ratio diketahui lebar telapak = 200mm, lalu tinggi penampang = 100 maka, aspek rationya adalah 100/200X100 = 50 contoh 2, mencari tinggi penampang diketahui salah satu size ban 195/55 R16. maka, tingginya didapat 195X55/100 = 107, maka tinggi bannya 107 mm dan lebar bannya 195mm. Purcashing yang baik, seharusnya mengerti betul detil dari suatu kendaraan yang digunakannya mulai dari spesifikasi lampu, kapasitas mobil atau pun alat berat sampai pada ukuran ban dan cara membaca ukurannya. . Apa pentingnya mengetahui cara membaca ukuran ban, Pentingnya adalah pada saat kita akan melakukan penggantian ban atau modifikasi ukuran ban agar kendaraan kita nampak prima dan sesuai dengan standard safety, Meskipun bukan dari vendor ataupun pihak penyupply produk Cara Membaca Ukuran Ban. 1. Ban mobil penumpang Ukuran 195/60 R 14 85 H 195 Lebar penampang ban mm 60 Aspek rasio R Kontruksi ban radial 14 Diameter pelek inch 85 Load indek H Simbol batas kecepatan. Ukuran - 14 4PR Lebar penampang ban inch 14 Diameter pelek inch 4PR Ply rating Ukuran 205SR14 205 Lebar penampang mm S Batas kecepatan R Kontruksi radial 14 Diameter pelek inch Ukuran G70 - 15 B G Batas ban 70 Aspek rasio seri 15 Diameter pelek inch B Load range 2. Ban Truck and Bus, off the road dan Industri Ukuran - 20 14PR Lebar penampang inch 20 Diameter pelek inch 14PR Ply rating 3. Ban Balap atau Racing Tire RA Ukuran - 13 Tinggi penampang inch Lebar penampang inch 13 Diameter pelek inch 4. Ban Pejal atau Solid Tire ST. Ukuran 10 x 6 x 61/4 10 Diameter luar inch 6 Lebar Dasar 61/4 Diameter dalam inch 5. Ban Agrikultur AGP Ukuran 19 x - 10 19 Diameter keseluruhan inch Lebar penampang inch 10 Diameter pelek. Cara membaca aspek ratio Aspek ratio adalah perbandingan antara tinggi ban dengan lebar telapak ban dalam persen, sehingga jika dibuat rumusnya seperti ini. Ratio = Tinggi penampang/lebar penampang X 100 contoh 1 mencari aspek ratio diketahui lebar telapak = 200mm, lalu tinggi penampang = 100 maka, aspek rationya adalah 100/200X100 = 50 contoh 2, mencari tinggi penampang diketahui salah satu size ban 195/55 R16. maka, tingginya didapat 195X55/100 = 107, maka tinggi bannya 107 mm dan lebar bannya 195mm. Dimensi Ban Otomobil – Cara Mengetahui dan Membacanya Tiap-tiap alat angkut terkhusus oto biasanya memang sudah memiliki standar ukuran reben oto khusus. Farik merk, jenis, dan spesifikasi mobil karuan saja membuat matra yang digunakan lagi dapat berbeda. Penerapan spesifikasi ban mobil ini tentu sudah diperhitungkan pabrik, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan berkendara. Itulah mengapa signifikan bagi empunya mobil cak bagi tahu cara mengaji informasi akan halnya spesifikasi lebar velg dan ukuran bannya. Ketika akan membeli pita mobil mentah, sangat penting untuk mempertimbangkan ukuran tali tap otomobil nan nyaman dan sesuai dengan spesies mobil nan kamu miliki. Mudahmudahan, hindari untuk menurunkan maupun menaikkan ukuran ban oto. Sebab selain dapat mengurangi tingkat kenyamanan, kejadian ini justru bisa membentuk faktor keamanan semakin memendek. Prinsip mengetahui ukuran ban otomobil Kaidah mengaji aspek rasio Cara membaca kode produksi ban Dimensi ideal pita mobil berdasarkan ring Daftar ukuran tali tap mobil yang komplet Risiko menggilir matra reben mobil FAQ Prinsip mengetahui matra ban mobil Sebelum mengemudiankan buat membeli reben mobil baru lakukan mobil kesayanganmu, cari tahu dulu berapa ukuran ban mobil standarnya. Cara mengetahui matra ban mobil ternyata juga cukup mudah, yaitu 1. Mengecong pada sisi luar lin Mandu termudah untuk memafhumi dimensi ban adalah dengan mengecek jihat terluar ban atau bisa juga sreg episode telapak ban. Produsen maupun pabrik rata-rata telah mengaduh detail informasi ban sreg pelecok satu arah ban tersebut. Mulai dari matra, impitan, bogok telapak, sampai ukuran velg. Keterangan ini dituliskan dalam bentuk kode sehingga utama buat anda untuk menyadari dan memahami kode-kode ini sebelum membeli pita. 2. Menerjemahkan kode ban Setelah beliau berdampak menemukan takrif kode ban, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menerjemahkan maksud semenjak kode tersebut. Bak contoh, arti ukuran ban mobil 185/65 R15 yaitu Poin 185 informasi mengenai lebar tapak tali tap, biasanya satuannya adalah milimeter mm. Angka 65 nan ada dibelakang poin 18 deklarasi mengenai tingkatan reben. Intern kemujaraban, pita oto tersebut memiliki janjang 65% berpunca lebar tapak bannya nan berdosis 185 mm. Jika angka ini semakin kecil nilainya, semakin boncel juga jarak antara tapak tali tap dan bibir velg. Abc “R” ini menyimbolkan macam ban, yakni “Radial”. Kamu kali pula akan menemukan tipe ban lain, seperti Run Kondominium Tyre RFT. Angka 16 yang mengimak huruf “R” ukuran diameter velg yang kriteria. Ukuran yang dipakai adalah inch. 3. Pahami juga kode komplemen lainnya Ban otomobil lazimnya juga memiliki kode apendiks berupa abjad dan ponten yang menyatakan kapasitas beban dan batas maksimum kecepatan. Kode angka yang diikuti huruf semisal 80H menunjukkan informasi mengenai maksimum muatan yang boleh ditahan lin sesuai dengan Tire Load Index. Berikut ini adalah daftar Tire Load Index serta beban maksimumnya. Kode Angka Beban Maksimum kg 62 265 63 272 64 285 66 300 68 315 70 335 73 365 75 387 80 – 89 450 – 580 90 – 100 600 – 800 Lambang bunyi nan mengikuti biji penanda Tire Load Index menandakan kecepatan maksimum nan tenang dan tenteram pada ban. Biasanya kode-kode huruf yang akan kamu temukan merupakan Kode Huruf Kecepatan Maksimum km/jam Q 160 S 180 T 190 U 200 H 210 V 240 W 270 Y 300 Z > 240 4. Ketahui tread wear indicator dan traction rating Tread wear indicator merupakan indikator yang menyatakan keluasan pikiran silsilah ban dan lagi keawetannya. Semakin besar nilai tread wear indicator, semakin langgeng ataupun panjang usia tali tap mobil. Selain itu, terserah juga traction rating yang mana indikator ini menunjukkan keluasan pikiran ban momen mencekam meres yang basah. Penilaian traction rating galibnya dituliskan dalam kode aksara. AA menunjukkan kualitas nan sangat baik. A untuk nilai baik. B untuk nilai medium. C untuk nilai yang buruk. Biaya Body Repair Ditanggung 100%, Cuma-cuma Mobil Pengganti, Plus Fasilitas Towing/Larik dan ERA bakal Oto Mogok Cara mengaji aspek neraca Aspek rasio merupakan nisbah antara lebar telapak ban mobil dan tataran lin, dinyatakan internal komisi %. Rumus untuk menentukan aspek proporsi ban otomobil adalah Ratio = Pangkat Penampang / Lebar Penampang x 100 Sebagai contoh, reben mobil anda mempunyai kode 215/55 R16 91V. Dari kode ini, kamu boleh mengetahui bahwa lebar ban adalah 215 dan aspek nisbah 55. Akan doang, di sini belum diketahui berapa tinggi dari ban tersebut. Kaidah menghitungnya layak mudah, kamu cuma perlu memasukkan angka privat rumus di atas, adalah Ratio = Tangga Penampang / Lebar Diameter x 100 55 = Tinggi / 215 x 100 Tinggi ban = 215 x 55 /100 = 118,25 mm Prinsip membaca kode produksi reben Rupanya enggak hanya dagangan makanan tetapi nan mempunyai hari habis masa, ban otomobil ternyata juga punya. Reben mobil yang sudah melewati masa jatuh tempo kebanyakan akan mengalami perubahan secara raga, seperti komponen pita mengeras serta terjadi retakan pada fragmen dinding-dinding pita. Hal ini akan berpengaruh plong kemampuan cengkraman tali tap pada jalan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat berkendara. Bahkan, hal ini juga bisa mengganggu keamanan berkendara. Masa habis masa pita otomobil biasanya adalah tiga tahun setelah terlepas produksi tali tap. Takdirnya ban mobil gelojoh digunakan, sekurang-kurangnya sudah lalu menempuh jarak km. Masa produksi tali tap mobil umumnya juga akan dituliskan pada penggalan ban tersebut. Biasanya kode produksi ini dituliskan dengan poin. Misalnya, ponten 4020, 3021, dan sebagainya. Dua ponten pada adegan depan 40, 30 menunjukkan minggu pembuatan, sedangkan dua angka di belakangnya 20,21 menunjukkan kode tahun pembuatan. Sejumlah pabrikan ban oto mana tahu mempunyai jenis kode yang berlainan dalam menuliskan kode produksi. Kali kamu juga akan menemukan kode X2019 yang berarti ban tersebut dibuat atau diproduksi puas ahad ke-20 tahun 2022. Pikulan Biaya Perbaikan dari Lepuh hingga Rusak Parah Akibat Terserempet sampai Tabrakan! Keuntungan Beli Asuransi di Duitpintar 4000+ Bengkel Rekanan Bengkel rekanan terluas di Indonesia Harga Terbaik Jaminan premi termurah buat otomobil Dia Bantuan Klaim Online Agunan arti asuransi sesuai polis Dengar pendapat Gratis Soal jawab agen kerjakan bantu memilih polis yang tepat Ukuran teladan ban mobil berdasarkan ring Setiap merk dan jenis mobil kebanyakan akan memiliki ukuran ban standar yang berbeda. Ini karena per mobil memang didesain kerjakan kebutuhan yang berbeda lagi. Oto yang didesain untuk mobil keluarga atau mobil pengangkut karuan akan berbeda perincisan bannya. Cukuplah, sebelum memaklumi berjenis-jenis matra sempurna ban mobil berdasar merk dan tipe mobil, ketahui juga standar ukuran tali tap berdasarkan ukuran ringnya. Kalau dia menemukan matra ban mobil cincin 14, itu berarti velg ban mobil tersebut memiliki format diameter 14 inch. Biasanya velg ban ini sekata digunakan pada ukuran ban 165/65 R14, 175/65 R14, 185/70 R14, dan 195/70 R14. Bakal matra ban mobil cincin 15, ukuran diameter velg pita tersebut adalah 15 inch. Velg 15 inch ini galibnya sekata untuk ukuran ban 215/65 R15, 215/70 R15, maupun 205/70 R15. Ada juga dimensi ban otomobil ring 16. Di sini sengkang velg adalah 16 inch. Biasanya format velg 16 inch cocok lakukan ban dengan format 225/50 R16, 215/65 R16, atau 225/75 R16. Kemudian suka-suka juga ukuran ring 17 yang dengan ukuran garis tengah 17 inch ini biasanya terlampau cocok lakukan ukuran ban 235/60 R17, 215/60 R17, alias 225/65 R17. Daftar ukuran ban otomobil nan ideal Ukuran tolok bikin merk Honda All New Accord 235/45 R18 New Jazz RS 185/55 R16 Mobilio 185/65 R15 Freed 185/65 R15 Brio175/65 R14 CRZ 205/45 R17 All New CRV 235/60 R18 HRV 215/55 R17 All New City 185/55 R15 NSX 215/40 R17 Format barometer kerjakan merk Suzuki APV Luxury 215/50 R17 Grand Vitara All New 235/60 R18 Carry 175/70 R13 Swift 185/60 R15 Futura 165/80 R13 Ciaz 185/65 R15 Celerio 165/65 R14 Ertiga 185/65 R15 Ignis 175/65 R15 Karimun Wagon R GS 175/65 R14 Matra tolok lakukan merk Toyota Agya G 175/65 R14 Calya 175/65 R14 New Alphard GS 245/40 R19 Innova E 195/70 R14 Avanza G 185/70 R14 Rush 235/60 R16 Kijang Krista 195/65 R15 Fortuner 265/70 R16 Prius 195/65 R15 All New Yaris 195/50 R16 Ukuran standar untuk merk Mazda 2 Sport 195/45 R16 RX8 225/45 R18 2 New 185/60 R16 Premacy 195/65 R15 CX9 245/50 R20 3 Hatchback 195/65 R15 6 Isak 215/45 R17 Capella 185/65 R15 8 MPV 215/65 R16 Biante 205/60 R16 Matra standar lakukan merk Nissan Evalia 165/80 R14 X-Trail CVT 225/60 R18 Terrano 235/70 R15 Juke 215/55 R17 New Serena 195/60 R16 Grand Livina 185/65 R15 March 175/60 R15 New Teana 215/55 R17 Navara 265/70 R16 Sunny Neo 195/60 R15 Risiko mengganti ukuran reben otomobil Banyak pengendara oto yang kini mulai hobi mengganti ukuran tali tap oto, entah karena alasan kegagahan maupun kenyamanan. Sayangnya tidak semua pengendara mengetahui aturan yang baik ketika akan mengganti ukuran ban mobil. Jika beliau ingin mengganti format ban mobil, maka pastikan bahwa penggantian pita yakni lakukan menaikkan tingkat enggak menurunkan downgrade. Normalnya peningkatan ukuran ban masih cukup aman jika dilakukan 1 alias 2 tingkat diatas matra standar pita mobil. Sebagai paradigma, mobil engkau memiliki ukuran ban 175/65 R14 maka aman untuk menukar reben dengan ukuran 185/65 ataupun 195/65, tapi masih dengan ukuran cincin yang sama. Peningkatan ukuran ban plus strata lagi boleh memberikan bilang surat berharga buruk, seperti Steer akan menjadi lebih langka. Sebab singgungan yang terjadi plong reben depan semakin luas akibat matra ban yang terlalu osean. Power mobil akan berkurang. Sebab semakin besar reben maka semakin berat bebannya. Risiko bertambah boros bahan bakar. Sebab jika power mobil berkurang mesin akan dituntut bekerja kian persisten semenjak umumnya. Ukuran pita yang terlalu raksasa akan mengganggu steering system . Akibatnya bisa menyebabkan kehancuran pada tie rod end dan long-tie rod yang ditandai dengan adanya bunyi ketika ki alat berbelok. Begitu pun seandainya kamu mengganti dimensi pita mobil di dasar ukuran ban standar, efeknya adalah tali tap bisa semenjak dan meledak karena bukan bisa bersedia dan menerima berat muatan. Hal ini karuan bisa berakibat fatal pada keselamatan saat berkendara dan boleh memicu terjadinya kemalangan. FAQ Berapa ukuran ban otomobil Avanza? Ukuran ban mobil Avanza adalah 185/70 R14. Apa nan dimaksud 185 70 R14? Artinya, lin mobil tersebut memiliki lebar tapak ban 185 mm. Rasio antara lebar jejak kaki ban oto dan strata ban sebesar 70% dan jenis tali tap radial dengan kaliber velg 14 inch. Velg gelang-gelang 16 pakai ban dimensi berapa? Velg cincin 16 bisa disandingkan dengan ban berukuran 225/50 R16, 215/65 R16 atau 225/75 R16. Lin ukuran 185 70 R14, apa arti poin 185? Manfaat pecah ponten 185 adalah ban mobil tersebut mempunyai lebar tapak ban sebesar 185 mm. Seperti yang diketahui, ban adalah salah satu komponen penting dari mobil, sebab tanpa ada ban, mobil tak akan bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, ada baiknya kamu perlu mengetahui kode pada ban mobil sebelum memutuskan membeli ban baru. Tak hanya itu, di dalam kode ban itu terdapat syarat keamanan dan pengetahuan dasar ban itu sendiri lho. Pastinya kamu pernah membaca angka dan huruf yang tertulis di ban, yang mana angka-angka yang berderet itu merupakan kode yang menerangkan banyak tentang kualitas, spesifikasi, hingga penggunaannya yang aman. Faktanya, cara membaca kode ban mobil cukup mudah untuk mengetahui seperti apa spesifikasi ban tersebut. Karena spesifikasi dari ban umumnya sudah terlihat pada kode-kode yang ada di permukaan dinding ban. Jika kamu ingin mengetahui cara baca ukuran ban mobil, simak penjelasan Qoala selengkapnya berikut ini. Sumber foto Everything You Need Via Shutterstock Seperti yang sudah dijelaskan di atas perihal pendahuluan cara baca ukuran ban mobil, kode ukuran ban mobil ini tertera pada bagian dinding ban side wall. Untuk diketahui, kode ini menginformasikan mengenai beberapa hal seperti ukuran, konstruksi, tahun produksi, ukuran velg, beban maksimum, dan rotasi kecepatan. 1. Tiga angka di depan adalah kode Lebar ban Sebagai contoh cara membaca kode ban dari segi ukuran ban mobil, kita akan menggunakan kode 205/65R15 95H. Pada bagian awal kode, kamu dapat melihat angka 205. Tiga angka paling depan pada kode ban tersebut menunjukkan tingkat ketebalan ban dalam ukuran milimeter ketika dipasangi pelek. 2. Dua angka setelah garis miring merupakan rasio ban Setelah tiga angka paling depan, kita akan menemukan garis miring sebagai pemisah kode. Dua angka setelah garis miring, yaitu 65 205/65R15 95H, adalah rasio dari ban tersebut. Kode rasio ban artinya persentase tinggi ban terhadap ketebalannya. 3. Huruf setelah rasio sebagai kode konstruksi ban Tak hanya angka, kode ban juga terdiri dari huruf yang letaknya di tengah dan paling akhir. Huruf yang berada di tengah kode, yaitu R, adalah kode konstruksi ban. Kode huruf R merupakan kepanjangan dari kata radial. 4. Dua angka setelah huruf merupakan kode diameter velg Kemudian dua angka yang muncul di belakang huruf, yaitu 15 205/65R15 95H, adalah kode penunjuk lebar diameter pelek dalam ukuran inci. Cara membaca kode ban mobil ini cukup mudah. Jika kamu ingin tahu diameter pelek ban, kamu hanya perlu cek dua angka setelah huruf yang ada di tengah. Semakin besar angkanya, maka semakin besar ukuran pelek yang terpasang pada ban. 5. Dua angka terakhir adalah kode indeks beban Masih menggunakan kode 205/65R15 95H sebagai contoh cara membaca kode ban, kini beralih ke dua angka paling akhir sebelum kode huruf. Dua angka tersebut adalah 95, kode batas beban tumpuan yang mampu ditopang oleh masing-masing ban. Jika ban mobil memiliki kode angka 95 sebagai batas beban tumpuan, itu berarti kendaraan tersebut mampu menopang beban tumpuan total 690 kg. Berikut beberapa contoh kode batas beban tumpuan dan total bobot yang dapat ditopang Kode 70 berarti beban maksimal 335 kg Kode 75 berarti beban maksimal 387 kg Kode 80 berarti beban maksimal 450 kg Kode 90 berarti beban maksimal 600 kg Kode 100 berarti beban maksimal 800 kg 6. Satu huruf terakhir merupakan kode kecepatan ban Cara membaca kode ban mobil yang terakhir adalah huruf paling belakang. Pada kode 205/65R15 95H, H menunjukkan kode speed rating. Sebuah ban dengan kode H artinya memiliki batas maksimum kecepatan hingga 210 km/jam. Selain H, ada juga kode batas maksimum lain seperti J, Q, S, T, U, V, W, dan Y, di mana J adalah lambang kecepatan maksimal paling rendah 100 km per jam dan Y lambang kecepatan maksimal paling tinggi 300 km per jam. Begini Cara Membaca Kode Produksi Ban Umumnya, kode produksi ban dicetak menggunakan empat angka. Dua angka di depan menandakan minggu, dan dua lagi menandakan tahun pembuatan ban mobil. Contoh seperti “4020”, angka 40 berarti waktu dalam pekan ban tersebut diproduksi pada minggu ke-40, sementara dua angka di belakang yaitu 20 adalah tahun pembuatan, yakni 2020. Angka tidak ada kaitannya dengan kedaluwarsa atau habisnya jangka waktu ban. Kode itu hanya berfungsi sebagai tanda produksi untuk kepentingan internal perusahaan dan memberikanmu informasi waktu pembuatannya. Pada semua ban, kode produksi wajib ada karena merupakan aturan internasional. Keberadaan kode produksi dibutuhkan sebagai sebuah note production dari perusahaan ban yang memproduksinya dan standar lulus SNI di Indonesia. Tips Memilih Ban Mobil Terbaik Tidak asal membeli, dalam memilih ban mobil yang lebih awet dan aman, terlebih untuk perjalanan kamu yang nyaman, sepertinya kamu perlu tahu tips membeli ban mobil terbaik berikut ini. 1. Pilih Ban Sesuai Tipe atau Jenis Mobil Tips membeli ban mobil baru yang pertama ini, lebih menyesuaikan tipe atau jenis ban, dengan mobilnya. Sebab, setiap kendaraan atau mobil, pasti memiliki tipe dan ukuran bawaan sendiri dari pabrik. Bagaimana cara melihatnya? Pada umumnya, tipe atau jenis ban, diukir pada bagian plakat laci atau pintu, tergantung jenis mobil. Selain itu, ada juga yang mencantumkan jenis atau tipe ban, di dekat tutup tangki bahan bakar. Jadi, ketika kamu ingin membeli ban mobil baru, kamu bisa lihat referensi tipe dan jenisnya, dari rekomendasi pabrikan. Di sisi lain, memilih ban mobil berdasarkan tipe dan jenis, juga bisa dilihat dari petunjuk penggunaan, dan penyertaan tipe dan ukuran ban. Biasanya, tipe ban mobil tercatat dalam kombinasi sebuah kode. Contohnya, jika ada ban mobil diberi kode P 215/55R17 93V. Arti dari huruf P’ sendiri adalah Passenger, yang artinya mobil tersebut memang didesain untuk mengangkut penumpang atau orang. Tidak hanya berkode P, pada ban mobil lain juga tercatat tipe ban LT, yang artinya Light Truck atau truk kecil, yang bisa membawa muatan barang. Selain itu ada kode ST, adapun artinya untuk “Special Trailer”, dan kode T untuk “Temporary”, yang lebih dikhususkan kepada ban serep atau cadangan, sehingga ban mobil ini tidak bisa dipakai terus menerus. 2. Sesuaikan Ban Mobil dengan Kebutuhan Tips membeli ban mobil terbaik yang berikutnya adalah pilih sesuai kebutuhan kamu sendiri, sebagai pengguna mobil. Contohnya, jika kamu suka travelling, yang harus melewati medan berlumpur dan bebatuan, maka tipe ban yang cocok untuk offroad adalah M/T atau Mud Terrain. Adapun jenis atau tipe ban mobil tersebut, memang terkenal kuat dan kokoh ketika menempuh medan yang paling sulit sekalipun. Oleh karena itu, dari kebutuhannya, kamu bisa melihat jenis dan tipe ban yang kamu butuhkan. Namun, jangan menggunakan tipe ban tersebut, pada jalanan kota karena akan licin dan daya cengkramnya lemah. Selain itu, jika daerah rumah kamu adalah daerah langganan banjir, maka tipe All Terrain atau A/T-lah yang cocok untuk digunakan. Namun, jika kamu menggunakan mobil hanya untuk berangkat ke kantor, yang ada di perkotaan, maka bisa gunakan tipe H/T atau High Terrain, yang sangat nyaman serta tidak berisik. 3. Pilih Ban Mobil Terbaik dari Desain Alur atau Motif yang Cocok Tips membeli ban mobil baru yang selanjutnya adalah pilih ban sesuai alur, pola atau motifnya. Alasannya, dikarenakan dapat memperbesar gesekan ban dengan jalan. Sehingga, jika gesekan yang terjadi kecil, maka risiko terpeleset atau tergelincir di jalan pun semakin besar. Biasanya, untuk para pengguna jalan basah, yang tinggal di daerah dengan intensitas curah hujan tinggi, maka disarankan memilih pola desain V. Oleh sebab itu, alur desain V, disebut memiliki daya gesek tinggi, sehingga sangatlah cocok untuk kondisi jalanan licin dan berair. Bagaimana untuk kondisi jalanan yang panas, seperti jalanan aspal di gurun? Untuk kondisi ini, hindari menggunakan desain ban dengan guratan yang banyak. Namun, jika kamu lebih sering melewati jalanan bergelombang, maka ban dengan desain alur tapak bulat, bisa dipilih karena sangat cocok. Perlu diingat, jika pola pada ban sudah mulai menipis, alangkah baiknya segera ganti ban mobil, karena akan mengurangi performanya, dan manfaat di atas. 4. Pastikan Ukuran Ban Mobil Sesuai Tips membeli ban mobil baru yang berikutnya adalah pilih sesuai ukuran ban. Tidak mungkin bukan, jika kamu memiliki mobil sedan tapi menggunakan ukuran ban mobil MPV? Di sini pemilik juga harus mengetahui dulu arti dari kode-kode, yang diukir di permukaan samping ban. Karena, sebenarnya semua informasi terkait ukuran ban ada di sana. Bagi kamu yang belum tahu cara menerjemahkan kode tersebut, caranya cukup mudah kok. Misalnya, kode ban mobil kamu adalah 205/55 R16 91 V, maka cara membacanya adalah 205 Menunjukkan lebar telapak ban dalam satuan mm. 55 Menunjukkan aspek rasio ketebalan ban, dalam persentase atas lebar tapaknya. 16 Menunjukkan diameter velg yang dicantumkan, dalam satuan inci. 91 Menunjukkan indeks beban maksimum. Selain ukurannya, jenis ban juga dibagi menjadi dua, yakni ada ban tubetype dengan ban dalam, tubeless tanpa ban dalam, ban radial dan ban bias. Adapun jenis ban tersebut, dibedakan berdasarkan konstruksinya. Selain itu, kode V menunjukkan batas kecepatan maksimum. Sebab, setiap ban ternyata juga memiliki kode yang berbeda, seperti S, Q, H, Z, dan lainnya. 5. Pertimbangkan Ketebalan Ban Mobil Sebelum Membeli Berbeda dengan ukuran ban, kamu juga harus tahu tips membeli ban mobil terbaik, berdasarkan ketebalannya. Sebab, ban yang bagus umumnya, memiliki ketebalan 50. Karena, ketika kamu memilih ban mobil yang tebal, maka secara otomatis, keseimbangan kendaraan dan performanya bisa meningkat. Akan tetapi, sebaliknya jika kamu membeli ban tanpa profil ketebalan yang baik, maka performanya bisa amat menurun. Jika dilihat dari harga ban, bisa dilihat bahwa yang profilnya tinggi memang sedikit lebih mahal, namun perbandingannya tidak terlalu jauh. Jadi, daripada kamu sering mengganti ban, yang kualitasnya biasa saja dan murah, lebih baik sekaligus memilih ban dengan kapasitas paling maksimal. 6. Perhatikan Tahun Pembuatan Ban Tidak hanya makanan yang memiliki kode pembuatan dan tanggal kadaluarsa. Karena ban mobil juga punya, dan harus diganti jika sudah mencapai tanggal kadaluarsa. Hal ini juga bisa menjadi salah satu tips membeli ban mobil baru, yang sangat penting. Bagaimana cara mengamati tahun pembuatan ban? Pertama, kamu bisa perhatikan kode ban, yang biasanya tertera empat digit angka, misalnya seperti kode 0313. Kode tersebut bisa kamu baca atau diterjemahkan menjadi 03 Menunjukkan waktu dibuat ban, yakni di minggu ketiga. 13 Menunjukkan pada tahun berapa ban itu diproduksi Sehingga, kesimpulan dari kode 0313 adalah ban tersebut dibuat pada minggu ke–3 tahun 2013. Sementara itu, untuk membeli ban yang bagus, disarankan untuk pilih ban dengan tahun pembuatan yang masih baru. Sebab, ban terbuat dari karet, di mana kualitas ban baru, pasti berbeda dengan ban yang lama, meski belum pernah digunakan. Selain itu, proses penyimpanan juga bisa menjadi salah satu pertimbangan yang sangat penting. Hal tersebut dikarenakan ban terbuat dari karet, maka ketika lama disimpan, ban bisa jadi ada masalah. Misalnya, jika tempat penyimpanannya lembab atau terkena sinar matahari langsung. Itu bisa mempengaruhi kualitas karet ban itu sendiri. 7. Pilih Merek Ban Mobil Terbaik yang Sudah Terpercaya Produsen ban mobil terbaik saat ini cukup mudah ditemui. Setidaknya ada beberapa rekomendasi merek ban mobil terbaik yang sudah terkenal akan kualitasnya. Berikut ulasan selengkapnya. Bridgestone Merek ban mobil terbaik satu ini cukup terkenal di dunia termasuk Indonesia. Kualitas ban mobil Bridgestone sudah diakui oleh banyak produsen mobil baik dalam dan luar negeri. Bermacam produk sesuai jenis dan tipe mobil pun sudah diproduksi dengan rentang harga Rp 320 ribu – Rp 3,1 juta. Michelin Merek ban satu ini sering dipakai oleh mobil premium kelas atas. Jangan heran kalau lihat harganya yang terbilang mahal. Inovasi paling terkenal dari ban mobil lansiran Michelin adalah peredam suara, daya tahan dan daya cengkram saat pengereman. Sementara itu feedback positif dari pembeli pun mengatakan kalau ban Michelin dikenal paling awet. Achilles Harga ban Achilles yang relatif terjangkau membuat banyak orang memilih ban ini. Sementara untuk kualitasnya juga tak perlu diragukan. Range harga dari ban mobil Achilles berkisar Rp387 ribu – Rp3,2 juta yang tersedia dalam bermacam jenis, tipe dan ukuran. Dunlop Dunlop juga pemain lama di industri ban mobil. Keunggulannya adalah memiliki compound yang lebih soft dan daya redam yang sempurna. Teknologi ini dikatakan bisa memberi pengaruh terhadap kenyamanan saat berkendara. Daya cengkram yang dihasilkan juga cukup baik. Range harga ban mobil Dunlop juga terbilang terjangkau. Beberapa tipe ban mobil ada yang dibanderol Rp329 ribu – Rp 3,2 juta. Falken Ban mobil produksi Falken tercatat dalam daftar ban mobil dengan kualitas terbaik. Produsen ban ini fokus pada ban mobil untuk digunakan di jalan raya ketimbang balapan, sehingga struktur ban disesuaikan dengan kondisi jalan raya dan cocok digunakan sehari-hari. Harga ban mobil satu ini dijual mulai dari Rp600 ribuan. Hankook Eksistensi produsen ban mobil asal Korea ini patut dipertimbangkan. Mereka kerap meluncurkan produk-produk ban berkualitas. Salah satunya produk unggulannya adalah dirancang dengan bahan berkualitas dengan menyematkan empat alur melingkar yang tentunya mencegah mobil tergelincir di jalan yang basah. GT Radial Merek ban mobil satu ini juga salah satu yang cukup populer di Indonesia. Kualitasnya juga tak perlu diragukan lagi mengingat produk ban yang diunggulkan memiliki kemampuan dalam menjaga stabilitas dalam berkendara. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau hanya berkisar ratusan ribu sampai satu jutaan. Perlu diingat, jika kamu sudah memilih ban mobil terbaik untuk kendaraanmu, maka kamu juga perlu merawatnya. Sebab jika terjadi kendala, biaya yang diperlukan tak sedikit. Akan tetapi, untuk menanggung biaya servis dan perbaikan mobil, kamu juga bisa memanfaatkan asuransi mobil. Asuransi mobil akan menjaminmu dari mahalnya biaya perbaikan dan servis mobil sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak. Jika kamu tertarik untuk memilih asuransi mobil, kamu bisa melihatnya langsung di Qoala App. Demikian pembahasan mengenai cara baca ukuran ban mobil. Lihat info terlengkap tentang mobil lainnya seperti cara baca ukuran ban mobil dan aki mobil yang bagus hanya di Blog Qoala.. Cara Membaca Kode Pada Ban Purcashing yang baik, seharusnya mengerti betul detil dari suatu kendaraan yang digunakannya mulai dari spesifikasi lampu, kapasitas mobil atau pun alat berat sampai pada ukuran ban dan cara membaca ukurannya. Apa pentingnya mengetahui cara membaca ukuran ban, Pentingnya adalah pada saat kita akan melakukan penggantian ban atau modifikasi ukuran ban agar kendaraan kita nampak prima dan sesuai dengan standard safety, Meskipun bukan dari vendor ataupun pihak pensupply produk Cara Membaca Ukuran Ban. Ban mobil penumpang Ukuran 195/60 R 14 85 H 195 Lebar penampang ban mm 60 Aspek rasio R Kontruksi ban radial 14 Diameter pelek inch 85 Load indek H Simbol batas kecepatan. Ukuran – 14 4PR Lebar penampang ban inch 14 Diameter pelek inch 4PR Ply rating Ukuran 205SR14 205 Lebar penampang mm S Batas kecepatan R Kontruksi radial 14 Diameter pelek inch Ukuran G70 – 15 B G Batas ban 70 Aspek rasio seri 15 Diameter pelek inch B Load range Ban Truck and Bus, off the road dan Industri Ukuran – 20 14PR Lebar penampang inch 20 Diameter pelek inch 14PR Ply rating Ban Balap atau Racing Tire RA Ukuran – 13 Tinggi penampang inch Lebar penampang inch 13 Diameter pelek inch Ban Pejal atau Solid Tire ST. Ukuran 10 x 6 x 61/4 10 Diameter luar inch 6 Lebar Dasar 61/4 Diameter dalam inch Ban Agrikultur AGP Ukuran 19 x – 10 19 Diameter keseluruhan inch Lebar penampang inch 10 Diameter pelek. Cara membaca aspek ratio Aspek ratio adalah perbandingan antara tinggi ban dengan lebar telapak ban dalam persen, sehingga jika dibuat rumusnya seperti ini. Ratio = Tinggi penampang/lebar penampang X 100 contoh 1 mencari aspek ratio diketahui lebar telapak = 200mm, lalu tinggi penampang = 100 maka, aspek rationya adalah 100/200X100 = 50 contoh 2, mencari tinggi penampang diketahui salah satu size ban 195/55 R16. maka, tingginya didapat 195X55/100 = 107, maka tinggi bannya 107 mm dan lebar bannya 195mm. Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel +62 21 4586 0209 +62 21 4586 0219 Fax +62 21 4586 0220 Mobile +62 +62 Email hermawan Web Web PRICE LIST PRODUK INDUSTRY AND TYRES Hubungi Kontak Kami Untuk Keterangan Harga Informasi Produk Dan pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel +62 21 4586 0209 +62 21 4586 0219 Fax +62 21 4586 0220 Mobile +62 +62 Email hermawan Web Membaca Kode Ban Lebih Detail Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web Pengetahuan Ban Perbedaan ban bias dan ban radial Perbedaan mendasar dari Ban Bias dan Radial terletak pada susunan benang yang mengikat, berikut perbedaan detailnya sebagai berikut Perbedaan ban bias dan ban radial Ban pada dasarnya diklasifikasikan ke dalam dua struktur sebagai berikut Struktur Bias Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka frame dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Struktur Radial Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai “Rolling Resistance” yang kecil. Perbedaan ban pakai ban dalam dan tanpa ban dalam tubeless Beberapa istilah dalam perbedaan struktur ban Tread adalah bagian telapak ban yang berfungsi untuk melindungi ban dari benturan, tusukan obyek dari luar yang dapat berusak ban. Tread dibuat banyak pola yang disebut Pattern. Breaker dan Belt adalah bagian lapisan benang pada ban biasa terbuat dari tekstil , sedang ban radial terbuat dari kawat yang diletakkan diantara tread dan Casing. Berfungsi untuk melindungi serta meredam benturan yang terjadi pada Tread agar tidak langsung diserap oleh Casing. Casing adalah lapisan benang pembentuk ban dan merupakan rangka dari ban yang menampung udara bertekanan tinggi agar dapat menyangga ban. Bead adalah bundelan kawat yang disatukan oleh karet yang keras dan berfungsi seperti angkur yang melekat pada Pelek. Tabel Konversi Ply Rating dengan Load Range PLY RATING LOAD RANGE PLY RATING LOAD RANGE 2 A 14 G 4 B 16 H 6 C 18 J 8 D 20 L 10 E 22 M 12 F 24 N Tabel Indeks Beban dan Kapasitas Pembebanan Tabel indek beban adalah kode numerik yang menunjukkan kapasitas maksimum pembebanan pada kecepatan tertentu, sesuai dengan spesifikasi ban tersebut dalam standar, sampai dengan kecepatan 210 km/jam, bila melebihi kecepatan 210 km/jam, kapasitas pembebanan maksimum harus dikurangi sesuai dengan standar yang berlaku. INDEK BEBAN KG INDEK BEBAN KG 70 335 100 800 71 345 101 825 72 355 102 850 73 365 103 875 74 375 104 900 75 387 105 925 76 400 106 950 77 412 107 975 78 425 108 1000 79 437 109 1030 80 450 110 1060 81 462 111 1090 82 475 112 1120 83 487 113 1150 84 500 114 1180 85 515 115 1215 86 530 116 1250 87 545 117 1285 88 560 118 1320 89 580 119 1360 90 600 120 1400 91 615 121 1450 92 630 122 1500 93 650 123 1550 94 670 124 1600 95 690 125 1700 96 710 126 1750 97 730 127 1800 98 750 128 1850 99 775 129 1900 SIMBOL KECEPATAN KECEPATAN KM/JAM SIMBOL KECEPATAN KECEPATAN KM/JAM A1 5 K 110 A2 10 L 120 A3 15 M 130 A4 20 N 140 A5 25 P 150 A6 30 Q 160 A7 35 R 170 A8 40 S 180 B 50 T 190 C 60 U 200 D 65 H 210 E 70 V 240 F 80 W 270 G 90 Y 300 J 100 Z DI ATAS 240 Simbol Kecepatan Simbol kecepatan adalah simbol huruf alfabet yang menunjukan batas maksimum kecepatan sebuah ban yang dipacu dengan membawa beban yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam standar, selama 1 satu jam terus menerus. Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web MAGNA TYRES MA04 R49 E4T Ban Alat berat Ini Dirancang Memiliki Ketahanan yang sangat baik terhadap kerusakan akibat peningkatan Muatan / Beban dan memiliki ketahanan / perlindungan dinding samping Ban Lebih Baik . Tersedia dalam senyawa yang berbeda untuk mengoptimalkan kinerja untuk semua aplikasi . Spesifikasi Ban MAGNA MA04 R49 E4T Compound A TKPH= 456 Tread Depth = 74 mm Overall Diameter = mm Loaded Radius = mm Minimum Dual Spacing = 875 mm Rolling Circumference = mm Approved Rim/ Flange = / Thanks and Regards, Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web BAN MAGNA MA04 R35 E4T Ban Alat Berat Ini Dirancang dengan keunggulan memiliki Ketahanan yang sangat baik terhadap kerusakan akibat peningkatan Barang Muatan dengan Memiliki ketahanan perlindungan dinding samping Ban yang lebih baik . Tersedia dalam senyawa yang berbeda untuk mengoptimalkan kinerja untuk semua aplikasi . Spesiikasi Ban MAGNA MA04 R35 E4T Compound A TKPH= 325 Tread Depth = 66 mm Overall Diameter = mm Loaded Radius = 980 mm Minimum Dual Spacing = 795 mm Rolling Circumference = mm Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web MAGNA TYRES MA02 R25 Ban Alat Berat ini dirancang untuk digunakan pada Wheel loader , Articulated DT , Pencakar , Grader dan Dozer . Perlindungan dinding samping dan flotasi ditingkatkan oleh desain bahu lebar . Senyawa tapak memberikan kinerja yang sangat baik terhadap pemotongan dan abrasi . Spesifikasi Ban MAGNA MA02 R25 Tread Depth = 44 mm Overall Diameter = mm Section Width = 748 mm Speed = 50 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 4, 5 bar LI = 200 Speed = 10 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 5, 7 bar LI = 216 Tyre Weight = 550 kg Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web MAGNA TYRES MA02 R25 Ban Alat Berat ini dirancang untuk digunakan pada wheel loader , dump truk artikulasi , pencakar , grader dan dozer . Perlindungan dinding samping dan flotasi ditingkatkan oleh desain bahu lebar . Senyawa tapak memberikan kinerja yang sangat baik terhadap pemotongan dan abrasi Spesifikasi Ban MAGNA MA02 R25 Tread Depth = 40, 5 mm Overall Diameter = mm Section Width = 680 mm Speed = 50 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 4, 5 bar LI = 193 Speed = 10 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 5, 7 bar LI = 209 Tyre Weight = 440 kg Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web MAGNA TYRES MA01 R25 Ban Alat Berat ini dirancang untuk digunakan pada roda Kendaraan Alat Berat Seperti Wheel Loader , Dozer , Grader dan Pencakar . Pola Kembang Pada tapak Ban Alat Berat Ini Secara Agresif Memberikan Traksi Yang Maksimal dan Unggul Dalam Kondisi Permukaan Tanah Yang Lunak . Senyawa Ban Alat Berat atau Bahan Yang terkandung Pada Ban Alat Berat Ini Memberikan Perlindungan Yang Sangat Baik Terhadap Resiko Sobek atau Pemotongan Karena Batu atau Bahan Lainnya Pada Permukaan Tanah Yang Dilalui Dan Abrasi Spesifikasi MAGNA TYRES MA01 R25 Tread Depth = 38 mm Overall Diameter = mm Section Width = 598 mm Speed = 50 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 4, 5 bar LI = 185 Speed = 10 KM/ H ; Single Load = kg ; Pressure = 5, 7 bar LI = 201 Tyre Weight = 326 kg Approved Rim/ Flange = / Info Produk Dan Pemesanan Wawan Hermawan PT. MAGNA INDUSTRY AND TYRES Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web INDUSTRY AND TYRES INDONESIA INDUSTRY AND TYRES INDONESIA Adalah Sole Distributor Magna Tyres Group Produsen Ban Alat Berat RADIAL Utk Kendaraan Heavy Equipment , Articulated DT , Rigid DT , Wheel Loader Dan Dozer Dengan Mengusung Merk MAGNA dari Belanda Untuk Wilayah Pemasaran Di Indonesia. INDUSTRY AND TYRES INDONESIA Adalah Salah Satu Distributor Di Indonesia yang Ditunjuk Oleh ATPM Ban BELSHINA di Belarus Rusia Untuk Melakukan Pemasaran Ban Alat Berat BIAS Utk Kendaraan Heavy Equipment , Articulated DT , Rigid DT , Wheel Loader Dan Dozer Serta BAN RADIAL Truck And BUS Dengan Mengusung Merk BELSHINA Magna Tyres Group Adalah Produsen Belanda Dari Industri Ban Alat Berat Radial Off-The-Road Tyres / EarthMover , Didukung Selama Tiga Dekade Keterlibatan Dalam Perdagangan Dan Produksi Senyawa Karet Dan Komponen Pendukungnya , Untuk Bagian-Bagian Otomotif , Seperti , Ban , Alas Kaki dan Industri lainnya. Magna Tyres Group Semakin Menguasai pasar Eropa Dan Kualitas Produknya Pun Semakin Diakui , Magna Tyres Group akan Memperluas Pemasaran Secara Global Dan menginvestasikan kembali Secara Besar-besaran dalam Usahanya Memperluas Pemasaran Ban Alat Berat ,Off The Road / EarthMover Radial Maupun BIAS Semua Ukuran. Saat Ini Operasi Pemasaran Magna Tyres Group Telah Meliputi Pemasaran Di Timur , Eropa Barat , Skandinavia , Rusia , Asia Tengah, Asia Tenggara , Timur Tengah , Afrika dan Kanada dan Tetap Berencana Untuk Melakukan Ekspansi. Magna Tyres Group Difokuskan Pada Penyediaan Produk-Produk Berkualitas Dan Dukungan Untuk Pasar Ban alat Berat Off-The-Road / EarthMover Di Industry Indonesia For Futher Information Wawan INDUSTRY AND TYRES INDONESIA Gading Park View Timur Blok ZD Kelapa Gading Jakarta Utara Tel + 62 21 4586 0209 + 62 21 4586 0219 Fax + 62 21 4586 0220 Mobile + 62 + 62 Email hermawan Web Web Web http / /

cara membaca ukuran ban alat berat